Tampilkan postingan dengan label les musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label les musik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Desember 2009

Kiat Menumbuhkan Kecintaan Anak Pada Musik



Banyak orang tua yang mengirim anak-anaknya Kursus Musik, vokal, dan balet untuk memperluas wawasan musikal. Tapi bagaimana menumbuhkan kecintaan pada musik bagi anak-anak di bawah usia sekolah ?

Saluran TV untuk anak-anak preschool ternama di Inggris, Nick Jr, telah bergabung dengan lembaga pengembangan psikologi musik di Universitas Keele, Dr.Alexandra Lamont, untuk memberikan tips-tips bagi orang tua yang menginginkan anak-anak mereka dibawah usia lima tahun, memiliki minat musik (kursus musik) yang besar.

1. Berbagilah dengan anak selera musik kesukaan anda . Berbagi pengalaman musikal dan antusiasme dengan anak anda bisa dilakukan dengan cara memperdengarkan mereka musik kesukaan anda (kursus musik). Anda bisa sekaligus bercerita cerita soal musik kesukaan anda itu, dimana pertama kali anda mendengarnya, dan mengapa anda menyukainya.

Jangan langsung patah semangat bila anak anda tampak tak berminat. Coba terus ulangi musik (kursus musik) yang masih belum familiar itu beberapa kali, dan mereka akan menikmatinya nanti.

2. Gunakan musik dari aktivitas rutin mereka. Cermati rutinitas anak anda di luar rumah, misal di tempat penitipan anak, ketika bersama nenek kakeknya, dan libatkan mereka dalam aktivitas bersama (kursus musik).

Banyak anak yang memiliki pengalaman terbaik dengan musik saat mereka diasuh, mendengarkan jenis musik berbeda atau ikut menyanyikan lagu bersama. Bisa juga dengan menyanyikan lagu yang sama dalam perjalanan dengan mobil atau memutarkan musik serupa di rumah (kursus musik). Anak kecil menyukai sesuatu yang ***lang-ulang.

3. Cermati selera musik mereka. Perhatikan bila mereka menyampaikan opini mereka soal musik, lihat bagaimana mereka merespon nada-nada yang berbeda di dalam maupun di luar rumah, dan berbagilah situasi ini dengan mereka (kursus musik).

4. Cobalah memperdengarkan berbagai jenis musik yang berbeda, hingga anda menemukan musik apa yang paling menarik perhatian anak anda. Ini bisa berarti anak anda menghentikan kegiatan mereka ketika mendengar musik yang mereka suka, atau turut bernyanyi.

5. Beraktivitas fisik dengan musik. Menikmati musik berarti menjadi aktif. Putarkan beberapa permainan musik (kursus musik) yang melibatkan tepuk tangan, menari, bergoyang dan mengganti aksi anda ketika musik berganti mood atau kecepatan.

Intinya buatlah aktivitas pengenalan musik (kursus musik) ini menjadi sesuatu yang fun dan menyenangkan bagi anak anda.

kosmo.vivanews.com

Minggu, 15 November 2009

Tips Belajar Memainkan Melodi pada Gitar



Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan gitar, dari kita bisa bermain solo sampai grup atau duet.
Di dalam permainan gitar (Kursus Gitar) banyak variasi-variasi permainan, salah satunya adalah memainkan melodi. Memainkan melodi ini belum semua orang bisa dengan lancar, termasuk saya sendiri.

Mari kita belajar (kursus gitar) bersama bagaimana sih agar kita dapat memainkan melodi denan gitar.

Ini ada beberapa tips dan trik yang cukup mudah untuk dipraktekan, antara lain:

1. Yang pertama kalian harus belajar banyak dari orang lain yang kemampuannya di atas kalian, dengan cara observatif dan mempraktikannya dirumah dengan intensif atau bisa ikut kursus gitar.

2. Banyaklah sharing dengan orang-orang yang berwawasan luas tentang musik khususnya gitar, dan minta tolong kepada dia (kursus gitar) supaya mau mengajarkannya kepada anda;

3. Untuk para otodidak banyaklah beli-beli buku tentang musik, kalau saya boleh saran beli buku yang mengulas tentang scale dan arpegio pelajarilah dengan dinamis, serta intensif sampai kamu benar-benar hafal dan menguasainya;

4. Kamu-kamu juga harus sering dengerin musik yang banyak instrumennya kayak Dream theater, Paul gilbert, Joe Satriani, Steve Vai. Kalau perlu ulik tuh lagu, itu juga melatih feeling kamu supaya kamu lebih bisa berimprovisasi dengan baik;

5. Latihan minimal 3-4 jam/hari, latih terus jari-jemari kamu hingga keempat jarimu harmonis;

6. Senam jari (kursus gitar) harus sering dilakukan, biar jari-jari kamu tidak kaku, lakukan setiap pagi selama 30 menit saja;

7. Yang paling penting kamu harus bisa menguasai picking dan sweeping, karena teknik ini merupakan yang paling penting dari suatu melody, kalau kamu sudah lancar kedua teknik ini, kesananya bakalan lebih gampang. Soalnya saya juga belum sepenuhnya menguasai, karena tidak ada waktu buat latihan seharian, coz saya orang sibuk, jadi ini bakalan sangat sulit sekali, hahahahaha, sebenere seh ngga bisa, alasan aja sibuknya tuh

8. Pilihlah pick yang tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, supaya picking yang kamu hasilkan bisa lebih bersih;

9. Coba anda bikin lagu sendiri dengan membuat instrumennya lebih berbobot, supaya daya improvisasi, feeling, dan inspirasi anda meningkat.

Kamis, 05 November 2009

Kursus Musik.. kapan saat yang tepat?



Belajar Musik dengan serius atau mengikuti kursus- Kursus Musik yang ada, sebenarnya relatif kapan memulainya...

Beberapa tempat kursus musik sudah ada yang memiliki program kursus musik mulai umur balita sekalipun. kursus musik mulai balita sebenarnya adalah bentuk perkenalan terhadap musik. Di dalamnya sebenarnya intinya adalah bernyanyi, menari, mengenal alat musik, mengenal ritme.. yang pada dasarnya itu bisa kita lakukan sendiri di rumah dan dari sejak usia bayi, bahkan sejak dalam kandungan..

Usia matang untuk belajar musik, menurut pengalaman saya, yang paling tepat adalah ketika memasuki usia SD. Anak sudah mulai matang pemikirannya, dapat berkonsentrasi dan duduk tenang... Bisa saja belajar musik sebelum itu, tapi tidak semua anak bisa. Apalagi anak-anak usia TK biasanya masih tergantung "mood" untuk belajar. Kalau moodnya baik..lancar. Kalau moodnya lagi bete, ya mogok... hehe :-). Indikator yang mudah bagi anak adalah pada saat ia mulai tertarik untuk belajar membaca. Apabila anak sudah mulai lancar membaca, maka ia mulai bisa dikursuskan musik.. Mengapa demikian? Karena belajar dan kursus musik juga mengandalkan kemampuan membaca, walaupun yang dibacanya nanti adalah not balok (baca : bukan not angka!)..

Untuk ikut kursus musik, dibutuhkan ketekunan berlatih dan ketelatenan. "Rasa senang/hobi dan motivasi belajar yang kuat" terhadap musik akan sangat membantu keberlangsungan kursus musik. Dorongan dari orang tua terhadap anak juga menduduki posisi yang penting. Anak yang senantiasa diberi pengawasan orang tua, biasanya akan berkembang lebih baik ketimbang anak yang dilepas begitu saja.., terkecuali memang anaknya mandiri dan motivasi belajarnya sudah terbentuk dengan kuat, biasanya ia akan merasa senang hati/enjoy untuk latihan tanpa harus disuruh lagi...

Belajar musik di tempat kursus, waktunya terbatas sekali. Rata-rata lamanya belajar setiap pertemuan adalah 30-40 menit. Sebulan hanya 4x pertemuan, alias seminggu 1x. Sisanya adalah latihan di rumah. Latihan di rumah adalah poin yang sangat menentukan terhadap kecepatan anak menempuh tingkat demi tingkat/grade di tempat kursus musik...

Apabila latihan yang dilakukannya rutin, rajin, konsisten, maka ia akan mekursusat dengan cepat. Kemampuan bermusiknya akan bertambah dengan akselerasi yang tinggi atau minimal konsisten. Sedangkan anak yang malas belajar, malas latihan, biasanya akan menemui kesulitan... Kesulitan ini kalau tidak cepat ditangani akan berubah menjadi kebosanan, dan akhirnya "mogok" belajar atau berhenti.

So, untuk menempuh pendidikan piano klasik di tempat kursus musik, dengan grade/tingkatan berjumlah katakanlah X, minimal waktu yang diperlukan adalah 10 tahun.. So, ortu harus siap dana karena kursus musik terbilang "mahal". Siap mengantar, siap menunggu, dan senantiasa melakukan pengawasan terhadap anaknya..........................

khumairo78.multiply.com

Minggu, 01 November 2009

Peran Musik Bagi Perkembangan Anak



Dalam membesarkan anak, banyak faktor penting yang mendukung perkembangannya. Pola asuh orang tua merupakan faktor utama. Tetapi, faktor luar juga dapat membantu, salah satunya melalui musik.

Banyak penelitian telah dipublikasikan pada beberapa tahun terakhir ini, menguatkan alasan bahwa pelajaran dan Kursus Musik memiliki efek positif terhadap perkembangan otak anak. Maka, akan baik jadinya apabila sejak usia dini, buah hati anda dapat diperkenalkan dengan musik.

Usia yang ideal untuk memulai belajat atau kursus musik antara 3-6 tahun. Usia tersebut merupakan waktu terbaik untuk perkembangan pendengaran. Beranjak ke usia 8-9 tahun, otak kanan dan kiri. Apabila diberikan pendidikan kursus musik sebelum usia 8 tahun, maka dapat membantu meningkatkan kecerdasan anak.

Musik dipercaya dapat membantu perkembangan mental anak, meningkatkan koordinasi fisik, dan menambah keterampilan berbahasa. Selain itu kursus musik dapat membantu meningkatkan kemampuan matematis dan sosial, melatih daya ingat dan juga kreativitas si buah hati.

Langkah awal untuk mengenalkan musik pada anak dapat berupa mengajak anak untuk mendengarkan musik saat sebelum tidur. Saat tersebut bisa anda pakai dengan memutar kaset atau compact disc (CD) lagu atau musik instrumental yang membuat relaksasi, sembari membaca buku cerita. Kaset untuk anak bisa juga berupa cerita dongeng dilengkapi diiringi bunyi-bunyian dan musik pengiring. Anda pun dapat melatih system motorik si kecil dengan mengajaknya untuk memeragakan cerita yang dibawakan.

Selain melalui pendengaran CD, Anda dapat membawa sang buah hati untuk belajar di tempat kursus musik. Usia dini adalah momen yang baik untuk mengenalkan musik. Kursus musik mempunyai banyak manfaat, mulai dari perkembangan otak hingga mengontrol emosi anak. Manfaat lainnya, meningkatnya kemampuan bersosialisasi diawali dengan interaksi si anak dengan pengajar dan dengan teman-teman di tempat kursus musik.

Hal lain yang didapat dari bermain musik ialah melatih empati dan menumbuhkan musikalitas anak dengan menggunakan lagu dan gerakan-gerakan yang merangsang koordinasi bagian otak. Alat musik yang direkomendasikan dipakai untuk usia dini adalah piano dan organ. Dentingan kedua alat musik tersebut bisa merangsang otak anak untuk lebih kreatif. Biola dan ***ar juga baik untuk dipelajari anak Anda sejak kecil.

Kompas